BREAKING NEWS

Polisi Turun Tangan, Dapur MBG di Aceh Barat Diawasi Ketat

Daftar Isi Konten [Tampil]

Personel Polsek Johan Pahlawan Polres Aceh Barat melaksanakan kegiatan sambang dan pengawasan pada dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Rabu (03/06/2026). Dok. Polres Aceh Barat

Polsek Johan Pahlawan awasi ketat dapur MBG di Aceh Barat guna menjamin makanan aman, higienis, dan sesuai standar gizi.

KLIK CHANNELKU – Kepolisian terus mengawal pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Barat. Untuk memastikan makanan yang disajikan benar-benar aman dan layak konsumsi, personel Polsek Johan Pahlawan turun langsung melakukan pengawasan terhadap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Rabu (3/6/2026).

Pengawasan dilakukan di dua dapur SPPG yang beroperasi di Kecamatan Johan Pahlawan, yakni Dapur SPPG Yayasan Rumah Dalillah Saffa di Jalan Cut Nyak Dhien Nomor 100 B dan Dapur SPPG Yayasan Panton Labu Gedek Berjaya di Jalan Cut Nyak Dhien Lorong Permata Nomor 113, Gampong Kampung Belakang.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut menyasar seluruh tahapan pengelolaan makanan, mulai dari kebersihan lingkungan dapur hingga kesiapan administrasi yang menjadi syarat operasional dapur MBG.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Johan Pahlawan Iptu Boby Apriyudi, S.H., menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat berjalan sesuai ketentuan.

“Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan dapur SPPG beroperasi sesuai prosedur, sehingga makanan yang disalurkan kepada penerima manfaat benar-benar memenuhi standar kebersihan, keamanan, dan kualitas gizi yang telah ditetapkan,” ujar Iptu Boby.

Dalam inspeksi tersebut, petugas memeriksa kondisi dapur secara menyeluruh. Mulai dari kebersihan area pengolahan makanan, fasilitas Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), ruang penyimpanan bahan baku, hingga kelengkapan sarana dan peralatan memasak.

Tidak hanya itu, aspek keamanan pangan juga menjadi perhatian utama. Personel melakukan pengecekan pelaksanaan security food sebelum makanan didistribusikan kepada penerima manfaat guna mencegah risiko yang dapat mengganggu kualitas makanan.

Pemeriksaan turut menyasar kelengkapan administrasi, seperti Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), Sertifikat Halal, dokumen pelatihan penjamah makanan, Sertifikat Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), sertifikasi chef, serta Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diterapkan masing-masing dapur.

Hasil pengawasan menunjukkan kedua dapur SPPG berada dalam kondisi baik. Lingkungan dapur terpantau bersih dan tertata, sementara makanan yang diproduksi dinilai telah memenuhi standar gizi yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN).

Pengawasan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat muncul apabila terjadi kendala dalam pelaksanaan maupun distribusi Program Makan Bergizi Gratis.

Sebagai salah satu program prioritas nasional yang mendukung Asta Cita Presiden Republik Indonesia, keberhasilan MBG dinilai membutuhkan pengawasan berkelanjutan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image