Jelang Pilkades, Kapolres Soroti Pinjol dan Kerawanan Desa
Kapolres Bener Meriah ingatkan ancaman kerawanan Pilkades, pinjol, dan gangguan kamtibmas saat kunjungi Polsek Wih Pesam.
KLIK CHANNELKU – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), Kapolres Bener Meriah, Aris Cai Dwi Susanto, mengeluarkan peringatan keras kepada seluruh personel agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan yang dapat muncul di tengah masyarakat.
Peringatan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja dan silaturahmi ke Polsek Wih Pesam, Selasa (2/6/2026). Selain menyoroti kesiapan pengamanan Pilkades, Kapolres juga menyinggung persoalan pinjaman online (pinjol) yang dinilai dapat menjadi ancaman bagi stabilitas pribadi anggota dan berpotensi memengaruhi kinerja di lapangan.
Dalam pertemuan yang dihadiri Kapolsek Wih Pesam Iptu Zahrul, Kasi Propam, Wakapolsek, dan seluruh personel, Kapolres meminta jajaran melakukan deteksi dini terhadap wilayah-wilayah yang berpotensi menjadi titik rawan konflik saat pesta demokrasi tingkat desa berlangsung.
“Dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 6, akan dilaksanakan Pilkades. Saya minta seluruh personel mempersiapkan diri sejak sekarang dan terus melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang berpotensi rawan agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegas Kapolres.
Menurutnya, potensi gangguan keamanan harus diantisipasi sejak awal agar tidak berkembang menjadi konflik yang mengganggu ketertiban masyarakat.
Tak hanya fokus pada pengamanan Pilkades, Aris Cai Dwi Susanto juga mengingatkan anggota agar tidak terjebak dalam gaya hidup konsumtif yang berujung pada masalah keuangan. Ia secara khusus menyoroti maraknya pinjaman online yang dapat menjadi beban bagi personel.
“Jangan sampai besar pasak daripada tiang. Hiduplah sesuai kemampuan dan manfaatkan potensi yang dimiliki untuk mencari penghasilan tambahan yang halal. Hindari utang, apalagi pinjaman online yang justru dapat menjadi beban di kemudian hari,” ujarnya.
Kapolres menegaskan bahwa kondisi finansial yang tidak sehat dapat berdampak terhadap konsentrasi dan profesionalisme anggota saat menjalankan tugas kepolisian.
“Jika masih memiliki utang, upayakan untuk segera dilunasi. Dengan kondisi keuangan yang sehat, kita dapat bekerja lebih nyaman, lebih semangat, dan lebih optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahnya.
Dalam arahannya, Kapolres juga meminta seluruh personel meningkatkan kepekaan terhadap berbagai potensi tindak kriminal maupun gangguan kamtibmas yang berkembang di wilayah hukum masing-masing.
“Sebagai anggota Polri, kita harus memiliki naluri dan kepekaan yang tinggi terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah tugas. Jangan bersikap apatis terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat terjadi di tengah masyarakat,” katanya.
Ia menegaskan bahwa Polsek merupakan garda terdepan pelayanan kepolisian yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Karena itu, setiap anggota dituntut memberikan pelayanan cepat, profesional, dan humanis.
“Masyarakat tidak melihat apakah mereka datang ke Polres, Polsek, atau Polda. Yang mereka tahu, mereka datang ke kantor polisi untuk mendapatkan pelayanan. Karena itu, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Polsek adalah ujung tombak Polri yang paling dekat dengan masyarakat, sehingga kualitas pelayanan harus terus ditingkatkan,” pungkasnya.***
Reporter : Eben ‖ Editor : Tim Redaksi

