BREAKING NEWS

Puluhan Tahun Tak Diperbaiki, Jalan Penghubung Tiga Gampong di Paya Bakong Rusak Parah

Daftar Isi Konten [Tampil]

Jalan penghubung tiga gampong di Paya Bakong, Aceh Utara, rusak puluhan tahun. Warga mendesak Bupati Ismail A. Jalil segera bertindak. Dok. Pemkab Aceh Utara


KLIK CHANNELKU – Kondisi jalan penghubung tiga gampong di Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, yang rusak selama puluhan tahun kembali dikeluhkan warga. Hingga kini, ruas jalan sepanjang sekitar dua kilometer tersebut disebut belum mendapat penanganan dari pemerintah daerah.

Kerusakan jalan yang menghubungkan Gampong Blang Ara, Geulumpang, dan Blang Salet itu berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat. Warga yang mayoritas bekerja sebagai petani dan pekebun harus menghadapi kendala transportasi ketika menjalankan kegiatan sehari-hari.

Mahmudin, salah seorang warga, meminta Bupati Aceh Utara Ismail A. Jalil atau Ayahwa segera memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur tersebut.

"Kami sangat berharap sama Bupati Aceh Utara, Ismail A Jalil untuk memperbaiki jalan yang rusak ini," harap Mahmudin seperti yang disampaikannya kepada Rakyat Aceh, Selasa malam.

Menurut Mahmudin, kerusakan jalan itu bukan persoalan baru. Masyarakat telah menunggu perbaikan selama bertahun-tahun, tetapi kondisi akses transportasi tersebut belum menunjukkan perubahan.

"Warga Kecamatan Paya Bakong, minta Bupati Aceh Utara, yang disapa Ayahwa segera memperbaiki jalan yang sudah rusak parah ini. Sudah puluhan tahun," tambah Mahmuddin.

Mahmudin bersama sejumlah warga mengaku prihatin karena kerusakan jalan tersebut semakin mengganggu kelancaran aktivitas masyarakat. Selain menyulitkan perjalanan, kondisi itu juga berpengaruh terhadap kegiatan ekonomi warga.

"Karena sangat mengganggu aktivitas masyarakat yang mayoritas sebagai petani dan pekebun," ujarnya.

Jalan tersebut menjadi salah satu akses transportasi penting bagi masyarakat di kawasan pedalaman menuju ibu kota Kecamatan Paya Bakong. Kerusakan infrastruktur itu dinilai turut menghambat mobilitas warga, termasuk dalam mengangkut hasil pertanian dan perkebunan.

Warga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Utara segera melakukan peninjauan dan mengambil langkah perbaikan agar akses penghubung antargampong tersebut kembali layak digunakan.

"Jalan yang rusak tidak hanya mengganggu aktivitas sehari-hari, tetapi juga menghambat perekonomian warga," pungkas Mahmudin.***


Reporter : Eben ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image