Tiga Fakultas USM Masuk Peukan Bada, Kolaborasi Pendidikan dan Kesehatan Bidik Kemajuan Masyarakat
![]() |
| Prosesi penandatanganan MoA dan IA, di Aula UDKP Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (3/11/2026). FOTO/ MC ACEH BESAR |
KLIK CHANNELKU – Pengembangan sumber daya manusia dan potensi lokal menjadi fokus kemitraan Pemerintah Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, dengan Universitas Serambi Mekkah (USM). Kerja sama ini melibatkan tiga fakultas untuk memperluas kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan masyarakat.
Kesepakatan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation of Agreement (IA) antara Pemerintah Kecamatan Peukan Bada dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), serta Fakultas Teknik USM.
Penandatanganan berlangsung di Aula UDKP Kecamatan Peukan Bada, Selasa (3/11/2026).
Camat Peukan Bada, Salamuddin ZM, SE, mengatakan kerja sama dengan perguruan tinggi diharapkan mampu memberikan dukungan keilmuan dan inovasi dalam menjawab kebutuhan pembangunan di wilayahnya.
Menurut dia, potensi masyarakat perlu dikembangkan melalui keterlibatan berbagai pihak, termasuk institusi pendidikan tinggi. Kolaborasi tersebut juga diharapkan membuka ruang bagi masyarakat untuk memperoleh pendampingan di bidang pendidikan, kesehatan, dan teknologi.
"Kami berharap kerja sama ini menjadi langkah positif dalam mendorong kemajuan wilayah serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kecamatan Peukan Bada. Kehadiran perguruan tinggi melalui program pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pendampingan, dan penerapan inovasi sangat dibutuhkan masyarakat," ujarnya.
Salamuddin menekankan pentingnya realisasi program setelah penandatanganan kesepakatan. Ia berharap kemitraan tersebut tidak sekadar menjadi agenda kelembagaan, tetapi menghasilkan kegiatan yang menjawab persoalan masyarakat.
Sementara itu, Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama USM, Dr. Jalaluddin, S.Pd., M.Pd., menyebut kesepakatan tersebut sebagai pintu masuk untuk membangun hubungan yang lebih luas antara kampus dan pemerintah kecamatan.
Ia mengatakan, kerja sama perguruan tinggi dengan pemerintah daerah harus menghasilkan manfaat konkret, terutama bagi masyarakat yang menjadi sasaran program.
"Kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen formal, tetapi menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang produktif dan berkelanjutan serta memberikan manfaat langsung bagi kedua belah pihak, terutama masyarakat Kecamatan Peukan Bada," kata Jalaluddin.
Menurut Jalaluddin, keterlibatan FKIP, FKM, dan Fakultas Teknik merupakan upaya menghadirkan keahlian dari berbagai bidang ilmu untuk mendukung pembangunan wilayah. Kompetensi akademik dan penguasaan teknologi diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi lokal.
USM juga berencana memperluas cakupan kemitraan dengan melibatkan fakultas lain. Dengan demikian, pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dapat menjangkau lebih banyak sektor kehidupan masyarakat.
"USM akan terus membuka peluang kerja sama dengan fakultas-fakultas lainnya. Kami ingin pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi benar-benar hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi wilayah," ungkapnya.
Jalaluddin menyebut pengembangan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan, kesehatan, pemanfaatan teknologi, dan pemberdayaan masyarakat sebagai bidang yang berpotensi dikembangkan melalui kerja sama tersebut.***
Reporter : Tini ‖ Editor : Tim Redaksi
.jpeg)

