BREAKING NEWS

Muharram Dorong ICMI Aceh Besar Tak Hanya Berwacana, Tapi Ikut Atasi Kekeringan

Daftar Isi Konten [Tampil]

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menghadiri pelantikan Pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Daerah (Orda) Aceh Besar periode 2026-2031 yang berlangsung di Aula Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu, 6 September 2026. Dok. MC Aceh Besar


KLIK CHANNELKU — Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris meminta Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orda Aceh Besar mengambil peran lebih konkret dalam membantu pemerintah menghadapi persoalan masyarakat, termasuk kekeringan yang terjadi di sejumlah wilayah.

Muharram menyampaikan hal itu setelah menghadiri pelantikan Pengurus ICMI Orda Aceh Besar periode 2026-2031 di Aula Auditorium Prof. Ali Hasymi UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Sabtu (5/9/2026).

Menurut Muharram, kapasitas cendekiawan dibutuhkan untuk menghasilkan gagasan yang dapat membantu pemerintah mencari jalan keluar atas persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Seperti persoalan kekeringan yang saat ini melanda sejumlah wilayah di Aceh Besar. Saya sangat berharap para tokoh dan organisasi kemasyarakatan dapat ikut memikirkan solusi serta membantu pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” ujarnya.

Muharram yang juga Ketua Forum Silaturahmi Aceh Rayeuk (FORSIAR) mengatakan ICMI dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam menyusun gagasan pembangunan. Ia berharap hubungan tersebut tidak berhenti pada komunikasi organisasi, tetapi berkembang menjadi kerja bersama untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan ICMI menjadi rekanan, menjadi kolega, dan menjadi tim yang kuat untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh Besar dalam membangun daerah serta memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Aceh Besar,” katanya.

Selain mendorong keterlibatan dalam persoalan lokal, Muharram meminta ICMI Aceh Besar memperluas kiprahnya hingga tingkat nasional. Ia menilai gagasan dan potensi daerah perlu diperkenalkan melalui jejaring yang lebih luas.

“Kita harus lebih berani tampil di tingkat nasional agar Aceh Besar semakin dikenal dan berbagai potensi serta gagasan dari daerah kita dapat diketahui lebih luas,” ungkapnya.

Dalam pelantikan tersebut, Prof. Dr. Muji Mulia, M.Ag., ditetapkan sebagai Ketua ICMI Orda Aceh Besar periode 2026-2031. Muji didampingi Dr. Muhammad Rizki, M.Pd., sebagai Sekretaris dan Cut Jarita Susanti, S.Pd., sebagai Bendahara.

Muji mengatakan kepercayaan yang diberikan kepadanya merupakan amanah yang harus dijalankan bersama dengan dukungan berbagai elemen masyarakat.

“Terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat dan tokoh-tokoh Aceh Besar yang telah memberikan amanah kepada saya untuk menahkodai ICMI Orda Aceh Besar periode 2026-2031,” ujar Muji.

Ia meminta dukungan para tokoh dan masyarakat agar kepengurusan baru dapat menjalankan program yang memiliki manfaat langsung.

“Saya memohon dukungan dan sokongan dari semua tokoh dan seluruh elemen Aceh Besar agar ICMI ke depan semakin eksis. ICMI Aceh Besar akan menjalankan berbagai program kerja yang diharapkan dapat memberikan dampak dan manfaat bagi masyarakat Aceh Besar,” katanya.

Muji juga menegaskan posisi ICMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Kontribusi tersebut akan diwujudkan melalui pemikiran dan gagasan yang mendukung pembangunan.

“ICMI Aceh Besar sebagai mitra strategis pemerintah daerah akan memberikan kontribusi dan sumbangan pemikiran, sehingga kita dapat bersama-sama mewujudkan Aceh Besar yang lebih baik di masa yang akan datang,” ujarnya.

Ia kemudian mengajak pengurus ICMI bekerja secara bersama-sama untuk memperkuat peran organisasi.

“Saya mengharapkan kepada seluruh pengurus ICMI Aceh Besar ke depan, mari kita sama - sama bahu- membahu untuk kemajuan daerah, Aceh Besar khususnya dan Aceh secara umum,” pungkasnya.

Pelantikan pengurus ICMI tersebut turut dirangkai dengan peusijuek Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., dan Rektor Universitas Syiah Kuala Prof. Dr. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi tausiah, doa bersama, dan makan bersama.***


Reporter : Tini ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image