BREAKING NEWS

Kemenag Puji Persis Times, Aplikasi Astronomi Islam yang Buka Data Hisab Secara Transparan

Daftar Isi Konten [Tampil]

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat. Dok. Kemenag RI


KLIK CHANNELKU - Kementerian Agama (Kemenag) memberikan apresiasi terhadap peluncuran Persis Times, aplikasi astronomi Islam yang dikembangkan Dewan Hisab dan Rukyat Pimpinan Pusat Persatuan Islam (Persis).

Aplikasi tersebut dinilai menjadi terobosan dalam memperluas akses masyarakat terhadap informasi astronomi Islam sekaligus mendorong penguatan layanan keagamaan berbasis digital.

Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Arsad Hidayat, mengatakan pengembangan Persis Times menunjukkan adanya upaya menghadirkan layanan astronomi Islam yang mudah digunakan dan mengikuti perkembangan teknologi.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada Dewan Hisab dan Rukyat Pengurus Pusat Persis atas inovasinya dalam mengembangkan aplikasi astronomi Islam, Persis Times,” ujar Arsad, Minggu (17/8/2026).

Menurut Arsad, sejumlah informasi astronomi Islam kini dapat diakses dalam satu platform. Persis Times memuat informasi hisab dan rukyat, waktu salat, arah kiblat, serta berbagai data astronomi Islam lainnya.

“Kehadiran aplikasi ini menjadi kontribusi yang sangat baik dalam mendukung literasi dan pelayanan astronomi Islam berbasis digital. Persis Times menyajikan informasi hisab dan rukyat, waktu salat, arah kiblat, serta berbagai data astronomi Islam secara terintegrasi dalam satu platform yang mudah digunakan,” jelasnya.

Arsad menilai pengembangan layanan digital juga harus dibarengi keterbukaan mengenai metode dan data yang digunakan dalam perhitungan.

Menurut dia, transparansi menjadi penting agar informasi yang disampaikan dapat dipahami dan ditelusuri masyarakat. Keterbukaan itu juga memungkinkan kalangan akademisi menggunakan data tersebut untuk kebutuhan penelitian maupun pengembangan metode hisab.

Arsad mengatakan hal itu sejalan dengan arahan Menteri Agama Nasharuddin Umar agar inovasi layanan keagamaan tidak sekadar menghadirkan teknologi baru, tetapi mampu memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Layanan keagamaan harus memberikan dampak yang nyata bagi umat. Karena itu, inovasi dan pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk menghadirkan layanan yang mudah diakses, akurat, transparan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Persis Times Terapkan Transparansi Ilmiah

Persis Times menerapkan prinsip transparansi ilmiah (scientific transparency). Melalui prinsip tersebut, pengguna dapat melihat metode dan parameter yang digunakan dalam setiap perhitungan.

Kehadiran fitur tersebut membuat aplikasi tidak hanya ditujukan bagi masyarakat umum. Akademisi, peneliti dan lembaga keagamaan juga dapat memanfaatkannya untuk melakukan validasi maupun pengembangan kajian astronomi Islam.

Arsad menilai keterbukaan metode dan parameter perhitungan menjadi salah satu aspek penting dalam membangun kepercayaan terhadap layanan astronomi Islam berbasis digital.

Dengan mengetahui dasar ilmiah yang digunakan, pengguna dapat memahami informasi yang disajikan sekaligus memiliki ruang untuk mengkaji dan mengembangkan metode hisab.

Ke depan, Arsad berharap Persis Times terus dikembangkan. Penyempurnaan mencakup antarmuka aplikasi, pembaruan data hingga perluasan akses bagi pengguna berbagai perangkat.

“Ke depan saya berharap aplikasi ini terus disempurnakan, baik dari sisi antarmuka, pembaruan data maupun perluasan akses bagi pengguna perangkat iOS agar manfaatnya semakin luas,” katanya.

Arsad juga menyambut baik kehadiran Persis Times dan merekomendasikannya sebagai salah satu rujukan astronomi Islam di Indonesia.

“Saya menyambut baik dan merekomendasikan Persis Times sebagai salah satu rujukan astronomi Islam di Indonesia. Semoga peluncuran Persis Times berjalan lancar dan membawa keberkahan bagi umat,” pungkas Arsad.***


Reporter : Heri ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image