BREAKING NEWS

Jembatan Gantung Kumbang Jaya-Gulo Dikebut, Akses 15 Ribu Warga Segera Terhubung

Daftar Isi Konten [Tampil]

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis 248 meter di Aceh Tenggara terus dikebut TNI dan warga untuk membuka akses antarwilayah. Dok. Ist


KLIK CHANNELKU – Pembangunan Jembatan Gantung Perintis di Desa Kumbang Jaya, Kecamatan Badar, Aceh Tenggara, terus dikebut. Personel Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara bersama masyarakat kembali bergotong royong mengerjakan jembatan tersebut, Senin (17/8/2026).

Jembatan sepanjang sekitar 248 meter itu dibangun untuk menghubungkan Desa Kumbang Jaya di Kecamatan Badar dengan Desa Gulo, Kecamatan Darul Hasanah.

Jembatan tersebut membentang di atas Sungai Kali Alas yang selama ini menjadi salah satu kendala bagi masyarakat dalam melakukan mobilitas antarwilayah.

Babinsa jajaran Kodim 0108/Agara, Serma Karmadi, mengatakan pekerjaan pembangunan dilakukan bersama masyarakat untuk mempercepat penyelesaian jembatan.

“Hari ini kami bersama masyarakat melaksanakan gotong royong melanjutkan pembangunan Jembatan Gantung Perintis. Kami terus berupaya mempercepat pekerjaan agar jembatan ini dapat segera digunakan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Serma Karmadi.

Menurutnya, kondisi medan di sekitar lokasi menjadi salah satu tantangan dalam proses pembangunan. Kendati demikian, personel TNI bersama masyarakat tetap melanjutkan pekerjaan secara bertahap.

Pekerjaan dilakukan dengan mengutamakan kerja sama dan ketelitian. Masyarakat turut membantu personel TNI sesuai kebutuhan di lapangan.

“Walaupun medan yang kami hadapi cukup berat, personel bersama masyarakat tetap semangat bekerja. Yang terpenting adalah bagaimana jembatan ini bisa segera selesai dan nantinya dapat digunakan masyarakat dengan baik,” tambahnya.

Jembatan Gantung Perintis itu diproyeksikan memberikan manfaat bagi sekitar 15.000 warga yang berada di Kecamatan Badar, Darul Hasanah dan Ketambe.

Dengan adanya jembatan tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses transportasi yang lebih mudah untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Akses baru itu juga diharapkan membantu petani dan pedagang membawa hasil pertanian maupun perkebunan. Mobilitas menuju fasilitas pendidikan dan pelayanan umum juga diproyeksikan menjadi lebih mudah.

Selama ini, kondisi geografis serta keberadaan Sungai Kali Alas menjadi salah satu hambatan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antarwilayah.

Pembangunan secara gotong royong sekaligus memperlihatkan keterlibatan Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan.

Serma Karmadi berharap jembatan tersebut dapat segera selesai dan digunakan untuk mendukung aktivitas masyarakat.

“Kami berharap setelah selesai nanti jembatan ini benar-benar dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperlancar aktivitas, meningkatkan perekonomian dan mempermudah hubungan antarwilayah. Ini juga menjadi wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat,” pungkas Serma Karmadi.

Selama kegiatan berlangsung, cuaca di lokasi cukup cerah sehingga pekerjaan dapat berjalan lancar. Personel TNI dan masyarakat tetap mengutamakan keselamatan serta kerja sama dalam setiap tahapan pekerjaan.

Jika rampung, Jembatan Gantung Perintis tersebut diharapkan menjadi akses penting yang memperkuat konektivitas masyarakat di Kecamatan Badar, Darul Hasanah dan Ketambe.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image