Piala Dunia 2026 Picu Ancaman Judi Bola, Kapolresta Banda Aceh Beri Peringatan

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana di depan kamera awak media. Dok. Polresta Banda Aceh
Kapolresta Banda Aceh mengingatkan ancaman judi bola dan penipuan nobar palsu yang meningkat jelang Piala Dunia 2026.
KLIK CHANNELKU – Gelaran Piala Dunia FIFA 2026 yang tinggal menghitung hari tak hanya membawa euforia bagi para pecinta sepak bola. Di balik kemeriahan turnamen terbesar dunia itu, aparat kepolisian mewaspadai meningkatnya berbagai potensi pelanggaran hukum, terutama praktik judi bola online dan aksi penipuan yang memanfaatkan tingginya antusiasme masyarakat.
Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana melalui Kasi Humas Iptu Eddy Musfikar mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak dalam aktivitas ilegal yang kerap muncul saat kompetisi sepak bola internasional berlangsung.
Menurutnya, pengalaman dari berbagai turnamen besar sebelumnya menunjukkan bahwa praktik perjudian online cenderung meningkat seiring tingginya minat masyarakat mengikuti pertandingan. Selain melanggar hukum, aktivitas tersebut juga berpotensi menimbulkan kerugian finansial hingga memicu tindak kriminal lainnya.
Tidak hanya itu, polisi juga menyoroti maraknya modus penipuan berkedok penjualan tiket nonton bareng (nobar), undian berhadiah palsu, hingga promosi investasi fiktif yang mengatasnamakan event Piala Dunia.
Di sisi lain, Polresta Banda Aceh juga mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat yang dapat muncul akibat euforia berlebihan. Warga diimbau menghindari konvoi kendaraan secara berlebihan, penggunaan knalpot bising, balap liar, aksi vandalisme, maupun tindakan yang dapat memicu keributan saat menggelar nobar.
“Momentum Piala Dunia harus menjadi ajang hiburan dan kebersamaan masyarakat, bukan malah menimbulkan gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum,” pesan Iptu Eddy, Senin (1/6/2026).
Polresta Banda Aceh menegaskan bahwa menjaga situasi kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, masyarakat diminta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan, termasuk praktik perjudian, penipuan, maupun tindakan lain yang berpotensi mengganggu keamanan lingkungan.
Imbauan juga ditujukan kepada pengelola kafe, warung kopi, dan lokasi penyelenggara nobar agar memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, serta tidak menjadi celah bagi munculnya aktivitas melanggar hukum.
Dengan pengawasan yang diperketat dan dukungan masyarakat, kepolisian berharap perhelatan Piala Dunia 2026 dapat dinikmati secara aman tanpa diwarnai aksi kriminalitas yang merugikan warga maupun mengganggu ketertiban umum di Kota Banda Aceh.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi
