BREAKING NEWS

Doa Lintas Agama Warnai HUT Bhayangkara di Aceh Barat

Daftar Isi Konten [Tampil]

Polres Aceh Barat menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud penguatan persatuan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Zainuddin Makam Polres Aceh Barat, Kamis (11/6/2026). Dok. Polres Aceh Barat

Polres Aceh Barat gelar doa lintas agama sambut Hari Bhayangkara ke-80, perkuat toleransi, persatuan, dan kamtibmas.

KLIK CHANNELKU – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Aceh Barat menggelar doa bersama lintas agama sebagai wujud penguatan persatuan dan kebersamaan dalam menjaga keamanan daerah. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Zainuddin Makam Polres Aceh Barat, Kamis (11/6/2026).

Acara yang mempertemukan unsur Forkopimda, tokoh agama, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Aceh Barat, dan jajaran Polres Aceh Barat itu berlangsung penuh khidmat. Momentum tersebut menjadi gambaran eratnya sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam merawat kerukunan di tengah keberagaman.

Di saat berbagai daerah menghadapi tantangan sosial dan ancaman disinformasi, Polres Aceh Barat memilih mengedepankan pendekatan kebersamaan melalui doa lintas agama sebagai pesan kuat bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terjaga dengan persatuan seluruh elemen masyarakat.

Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar spiritual dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian tidak dapat terwujud tanpa dukungan, kerja sama, dan kepercayaan dari seluruh elemen masyarakat,” ujar Kapolres Aceh Barat AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K.

Menurutnya, Hari Bhayangkara bukan hanya peringatan tahunan, tetapi juga momentum evaluasi bagi Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.

Kapolres menegaskan bahwa perbedaan keyakinan tidak boleh menjadi alasan munculnya perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan yang mampu memperkokoh persaudaraan, menjaga kedamaian, dan mendorong terciptanya kesejahteraan bersama.

Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus mempererat kolaborasi dengan Polri dalam menjaga kerukunan, menangkal hoaks, mencegah konflik sosial, serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.

Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan tausyiah kebangsaan yang disampaikan Ketua FKUB Aceh Barat. Selanjutnya, para pemuka agama Islam, Kristen, dan Buddha memimpin doa secara bergantian sebagai simbol persatuan yang melampaui perbedaan.

Suasana penuh kekeluargaan dan rasa hormat antarumat beragama terlihat sepanjang acara berlangsung. Para peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan tertib hingga penutupan yang diakhiri dengan ramah tamah dan foto bersama.

Kapolres Aceh Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama dan pihak yang telah berpartisipasi. Ia berharap doa yang dipanjatkan bersama menjadi sumber kekuatan moral dan spiritual dalam mendukung tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image