50 Kantong Darah Terkumpul, BFLF Warnai Milad ke-57 UIN SUNA
.jpg)
Blood For Life Foundation Lhokseumawe dan Aceh memberikan dukungan bingkisan donor darah berupa Minyak Goreng dalam rangka memeriahkan puncak peringatan Milad ke-57 UIN SUNA Lhokseumawe. Dok. BFLF
BFLF Lhokseumawe dan Aceh Utara bersama mahasiswa UIN SUNA berhasil mengumpulkan 50 kantong darah pada donor darah Milad ke-57.
KLIK CHANNELKU – Semangat kemanusiaan mengalir deras di halaman Biro Rektorat UIN Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe, Minggu (14/6/2026). Ratusan warga dan sivitas akademika memadati lokasi donor darah yang digelar dalam rangka puncak peringatan Milad ke-57 kampus tersebut.
Di balik suksesnya kegiatan sosial itu, Blood For Life Foundation (BFLF) Lhokseumawe dan Aceh Utara tampil sebagai salah satu motor penggerak. Tak hanya mendukung tenaga pelaksana di lapangan, BFLF juga menyiapkan bingkisan berupa minyak goreng bagi para pendonor yang rela menyumbangkan darahnya untuk sesama.
Kegiatan yang digagas mahasiswa UIN SUNA yang tergabung dalam KSR PMI Unit 08 tersebut menjadi ajang kolaborasi kemanusiaan antara BFLF, PMI Aceh Utara, dan civitas akademika kampus. Sejak pagi, peserta donor terus berdatangan untuk berpartisipasi dalam aksi yang bertujuan membantu memenuhi kebutuhan darah di berbagai rumah sakit.
Ketua BFLF Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara menyebut kegiatan donor darah bukan sekadar agenda seremonial milad kampus, melainkan langkah nyata menyelamatkan nyawa masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.
Pelaksanaan donor darah dilakukan dengan pengawasan PMI Aceh Utara sebagai pelaksana teknis guna memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan sesuai standar pelayanan kesehatan.
Ketua KSR PMI UIN SUNA Lhokseumawe, Lufita, mengatakan kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk rutin mendonorkan darah.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya donor darah. Selain dapat membantu mereka yang membutuhkan, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor,” ujar Lufita.
Antusiasme peserta berbuah hasil menggembirakan. Hingga kegiatan berakhir, panitia berhasil mengumpulkan 50 kantong darah yang akan disalurkan untuk membantu pasien yang membutuhkan penanganan medis.
Mutia mengungkapkan harapannya agar darah yang terkumpul dapat menjadi penyambung harapan bagi mereka yang sedang berjuang melawan sakit.
“Semoga apa yang telah kita usahakan ini mampu menolong masyarakat yang sedang dalam penanganan yang membutuhkan darah dengan segera dan semoga semangat para pendonor tetap bertahan, bisa rutin melakukan donor darah kembali sesuai jadwal donor darah,” tutup Mutia.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi
