BREAKING NEWS

Polres dan LMAN Jaga Aset Negara

Daftar Isi Konten [Tampil]
Polres Lhokseumawe bersama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menggelar Workshop Pengamanan Aset Kawasan dan Penanganan Konflik dalam Pelayanan Prima di Kantor LMAN Lhokseumawe, Rabu (20/5/2026). Dok. Ist

Polres Lhokseumawe bersama LMAN menggelar workshop pengamanan aset negara dan penanganan konflik pelayanan prima.

KLIK CHANNELKU - Polres Lhokseumawe bersama Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN) menggelar Workshop Pengamanan Aset Kawasan dan Penanganan Konflik dalam Pelayanan Prima di Kantor LMAN Lhokseumawe, Rabu (20/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Kabag Ops Polres Lhokseumawe KOMPOL M. Abdhi Hendriyatna, S.I.K., M.H yang juga memberikan paparan terkait strategi pengamanan aset negara dan penanganan konflik di lapangan.

Workshop berlangsung mulai pukul 11.00 WIB hingga 16.00 WIB dan diikuti jajaran Sat Pamobvit Polres Lhokseumawe serta pihak terkait pengelolaan aset negara.

Turut hadir Kasat Pamobvit Polres Lhokseumawe AKP Muwjiburrahmatullah, S.E., Kanit Pamwaster AIPTU Wagito, Panit Pamwaster AIPDA Reinald, S.H., beserta personel Sat Pamobvit lainnya.

Selain pemaparan materi, kegiatan juga diisi sesi tanya jawab interaktif dan peninjauan langsung ke lokasi aset kawasan.

Dalam paparannya, KOMPOL M. Abdhi Hendriyatna menegaskan pentingnya sinergi antara aparat keamanan dan pengelola aset negara dalam menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

Menurutnya, pengamanan aset negara tidak hanya berfokus pada penjagaan fisik, tetapi juga mencakup deteksi dini, komunikasi dengan masyarakat, dan langkah preventif guna mencegah potensi konflik.

“Pengamanan aset kawasan harus dilakukan secara profesional dan humanis. Kehadiran aparat keamanan bukan hanya menjaga objek, tetapi juga memastikan situasi tetap kondusif sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujar KOMPOL M. Abdhi Hendriyatna.

Ia juga menekankan pentingnya pendekatan persuasif dalam menangani setiap persoalan di lapangan agar tidak memicu gejolak di tengah masyarakat.

“Setiap potensi konflik harus ditangani dengan cepat, tepat, dan mengutamakan komunikasi yang baik. Dengan pendekatan humanis dan pelayanan prima, stabilitas keamanan kawasan dapat terus terjaga,” lanjutnya.

Kabag Ops berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat koordinasi lintas instansi dalam menjaga aset negara sekaligus meningkatkan kemampuan personel menghadapi dinamika di lapangan.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap terbangun pemahaman bersama tentang pentingnya pengamanan aset negara sebagai bagian dari menjaga kepentingan publik dan mendukung pembangunan daerah,” pungkasnya.***


Reporter : Anshori ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image