Resmi dilantik, PMI Aceh Besar Fokus Perkuat Layanan
PMI Aceh Besar periode 2026-2031 resmi dilantik. Pemkab Aceh Besar dukung pembangunan Unit Donor Darah.
KLIK CHANNELKU - Dewan Kehormatan dan Dewan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Aceh Besar periode 2026-2031 resmi dilantik di Markas PMI Aceh Besar, Lambaro, Kecamatan Ingin Jaya, Kamis (21/5/2026).
Pelantikan dipimpin langsung Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf dan berlangsung dalam suasana khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus PMI, unsur pemerintah daerah, serta tamu undangan lainnya.
Prosesi pelantikan ditandai dengan penandatanganan berita acara oleh Ketua PMI Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil, Ketua Dewan Kehormatan PMI Aceh Besar Bahrul Jamil, S.Sos., M.Si., Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf, serta Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris.
Pada kesempatan tersebut, Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf turut menyerahkan pataka PMI kepada Ketua PMI Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil sebagai simbol amanah dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris menyampaikan apresiasi kepada pengurus PMI sebelumnya atas kontribusi mereka dalam membantu masyarakat dan mendukung penanganan kemanusiaan di Aceh Besar.
Ia berharap kepengurusan baru PMI Aceh Besar dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian.
Menurutnya, Aceh Besar merupakan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan bencana cukup tinggi sehingga membutuhkan kesiapsiagaan bersama.
"Kita ketahui Kabupaten Aceh Besar sangat luas. Kondisi alam Aceh Besar sangat rentan terhadap berbagai bencana. Karena itu masyarakat harus selalu mawas diri dan memiliki ketahanan menghadapi risiko yang mungkin terjadi," ujarnya.
"Keberadaan PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang membantu pemerintah sangat dibutuhkan dalam membantu masyarakat terdampak bencana," tegas Bupati yang akrab disapa Syech Muharram tersebut.
Dalam kesempatan itu, Syech Muharram juga menegaskan dukungan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar terhadap pembangunan Unit Donor Darah (UDD) guna memperkuat pelayanan PMI di daerah tersebut.
Ia menyebutkan pembangunan UDD telah lama direncanakan dan diharapkan segera terealisasi bersama kepengurusan baru PMI Aceh Besar.
"PMI merupakan lembaga yang membantu pemerintah dalam tugas-tugas kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Karena itu, PMI wajib didukung dalam setiap program dan kegiatannya," katanya.
Sementara itu, Ketua PMI Aceh Murdani Yusuf mengatakan PMI merupakan organisasi independen yang memiliki dasar hukum melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2018 tentang Kepalangmerahan.
Ia berharap pengurus baru segera melakukan penataan relawan agar lebih siap membantu masyarakat saat terjadi kondisi darurat maupun bencana.
Menurutnya, keberadaan Unit Donor Darah nantinya akan membantu memenuhi kebutuhan darah di Aceh yang mencapai sekitar 3.000 hingga 5.000 kantong setiap bulan.
Ketua PMI Aceh Besar Drs. H. Syukri A. Jalil mengajak seluruh pengurus untuk menjadikan PMI sebagai wadah pengabdian kepada masyarakat.
"PMI merupakan salah satu mitra utama pemerintah di bidang kemanusiaan. Saya berharap seluruh pengurus dapat bekerja dengan ikhlas, mewakafkan diri, dan penuh pengabdian untuk masyarakat," ujarnya.
Pelantikan tersebut turut dihadiri anggota DPRA Dapil I Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, jajaran kepala OPD, unsur TNI-Polri, pengurus PMI kabupaten/kota, serta tokoh masyarakat.***
Reporter : Tini ‖ Editor : Tim Redaksi
.jpeg)
