Waspada Cuaca Ekstrem, Pemkab Bener Meriah Imbau Antisipasi Bencana Hidrometeorologi
![]() |
| Banner peringatan BMKG terhadap hujan lebat di Aceh. Dok. Pemkab Bener Meriah |
BMKG peringatkan hujan lebat di Aceh. Pemkab Bener Meriah minta warga waspada banjir, longsor, dan angin kencang.
KLIK CHANNELKU – Pemerintah Kabupaten Bener Meriah melalui Dinas Komunikasi dan Informatika mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi, menyusul peringatan dini dari BMKG terkait peningkatan curah hujan di wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan informasi resmi BMKG, wilayah Aceh termasuk Kabupaten Bener Meriah berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Kondisi tersebut dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang yang berisiko memicu bencana seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.
Dalam rilisnya, BMKG menyampaikan, “Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang yang berpotensi terjadi di sebagian wilayah Aceh dalam beberapa hari ke depan.”
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bener Meriah, Ilham Abdi, mengatakan bahwa pemerintah daerah telah meningkatkan kesiapsiagaan lintas sektor guna menghadapi potensi cuaca ekstrem tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Kami juga meminta masyarakat untuk selalu mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan BMKG serta segera melaporkan jika terdapat potensi bahaya di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemerintah daerah melalui instansi terkait terus melakukan langkah antisipatif, mulai dari pemantauan wilayah rawan bencana hingga kesiapsiagaan tim tanggap darurat di lapangan.
Adapun imbauan yang disampaikan kepada masyarakat antara lain meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca ekstrem, menghindari daerah rawan longsor saat hujan deras, serta tidak beraktivitas di bantaran sungai saat debit air meningkat.
Selain itu, masyarakat juga diminta membersihkan saluran drainase, mengamankan dokumen penting dan barang berharga, serta memangkas pohon yang berpotensi tumbang. Warga juga diingatkan untuk selalu mengikuti informasi resmi dan tidak mudah terpengaruh oleh hoaks.
Pemerintah Kabupaten Bener Meriah mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kepedulian bersama guna meminimalisir risiko bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu. [Anshori]
.jpg)
