BREAKING NEWS

Polisi Cek Stok Pupuk di Samatiga, Antisipasi Kelangkaan

Daftar Isi Konten [Tampil]
Personel Polsek Samatiga melaksanakan kegiatan patroli dialogis kamtibmas dengan menyambangi kios kebutuhan pertanian guna memantau ketersediaan pupuk di wilayah Gampong Reusak, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Senin (27/04/2026). Dok. Polres Aceh Barat

Polisi patroli dialogis di Samatiga cek stok pupuk, pastikan distribusi tepat sasaran dan cegah kelangkaan di Aceh Barat.

KLIK CHANNELKU - Personel Polsek Samatiga melaksanakan patroli dialogis kamtibmas dengan menyambangi kios kebutuhan pertanian di Gampong Reusak, Kecamatan Samatiga, Kabupaten Aceh Barat, Senin (27/04/2026) sekira pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan untuk memantau langsung ketersediaan pupuk di tingkat lapangan.

Patroli tersebut bertujuan memastikan stok pupuk bagi petani tetap aman, sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan maupun penyalahgunaan distribusi pupuk bersubsidi di wilayah hukum setempat. Kehadiran polisi di lapangan juga menjadi bagian dari langkah preventif menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kapolres Aceh Barat, AKBP Yhogi Hadisetiawan, S.I.K., M.I.K., melalui Kapolsek Samatiga, AKP Alpon Lumban Raja, mengatakan bahwa patroli dialogis ini merupakan upaya nyata Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya di sektor ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, pengawasan terhadap ketersediaan pupuk sangat penting untuk menjaga produktivitas petani. Ia menegaskan distribusi pupuk harus tepat sasaran, tidak disalahgunakan, serta benar-benar diterima oleh petani yang berhak.

“Ini juga bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas sektor pangan melalui pengawasan distribusi sarana produksi pertanian,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, personel melakukan pengecekan langsung stok pupuk di kios pertanian dan berdialog dengan pemilik usaha serta warga. Petugas juga mengingatkan agar penyaluran pupuk dilakukan sesuai aturan dan tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan petani.

Selain itu, pemilik kios diedukasi agar tidak menjual pupuk bersubsidi di luar ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET), serta memastikan penyalurannya tepat kepada petani yang terdaftar.

Melalui pendekatan dialogis, petugas turut menyerap informasi dari masyarakat terkait kondisi distribusi pupuk, termasuk kendala yang dihadapi petani di lapangan. Informasi tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk dikoordinasikan dengan instansi terkait guna mencari solusi bersama.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan indikasi penyimpangan distribusi pupuk, penimbunan, maupun potensi gangguan kamtibmas lainnya.

Dengan kegiatan ini, diharapkan kebutuhan pupuk petani dapat terpenuhi dengan baik dan situasi kamtibmas di Kecamatan Samatiga tetap aman dan kondusif. Selama patroli berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image