BREAKING NEWS

Polisi Selidiki Dugaan Perundungan Siswa SMP di Pemalang, Penyebab Kematian Diusut

Daftar Isi Konten [Tampil]

Menyoroti kasus perundungan yang menimpa seorang siswa SMP di Pemalang, Jawa Tengah hingga berujung kematian. (Instagram.com/@pekalonganinfo)


KLIK CHANNELKU – Polisi masih mendalami dugaan kasus perundungan yang diduga menyebabkan seorang siswa SMP berinisial AAF (13) meninggal dunia di Kecamatan Randudongkal, Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kasus ini menjadi perhatian publik setelah informasi mengenai dugaan perundungan terhadap korban ramai beredar di media sosial. Hingga kini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti untuk memastikan penyebab kematian korban.

Kasat Reskrim Polres Pemalang AKP M. Faizal Wildan Umar mengatakan penyelidikan dilakukan dengan memeriksa sejumlah saksi serta melakukan autopsi terhadap jenazah korban bersama tim Dokkes Polda Jawa Tengah.

"Saat ini kami masih dalam penyelidikan dan pendalaman terkait saksi-saksi yang ada," kata Wildan, Selasa (4/8/2026).

Menurutnya, saksi yang telah dimintai keterangan meliputi teman-teman korban, dokter yang menangani korban selama dirawat di rumah sakit, serta orang tua korban.

"Kami sedang melaksanakan pemeriksaan kepada beberapa saksi dari teman korban dan dokter yang menangani dan dari orangtua korban," ujarnya.

Penyelidikan bermula setelah Polsek Randudongkal menerima laporan mengenai meninggalnya korban pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. 

Petugas Satreskrim Polres Pemalang bersama Polsek Randudongkal kemudian mendatangi rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan olah awal dan meminta keterangan dari keluarga korban.

"Begitu menerima aduan, anggota Satreskrim Polres Pemalang bersama Polsek Randudongkal langsung mendatangi rumah duka di Desa Semingkir untuk melakukan pengecekan dan meminta keterangan awal dari orang tua korban," kata Wildan.

Dari hasil penyelidikan sementara, korban diketahui sempat menjalani perawatan selama satu hari di RS Mardhatillah Randudongkal sebelum meninggal dunia.

Polisi menegaskan penyelidikan masih terus berjalan. Hasil autopsi akan menjadi salah satu dasar penting untuk memastikan penyebab kematian korban dan mengungkap ada tidaknya unsur pidana dalam kasus dugaan perundungan tersebut.***


Reporter : Anshori ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image