BREAKING NEWS

Kejar Anak Tak Sekolah, Bunda PAUD Bener Meriah Perkuat Program Wajar 13 Tahun

Daftar Isi Konten [Tampil]

Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah Ny. Meutia Fauziah Tagore secara resmi membuka sosialisasi wajib belajar (Wajar) 13 tahun dan pengenalan aplikasi Pijar. Kamis, 6 Agustus 2026. Dok. Pemkab Bener Meriah


KLIK CHANNELKU – Upaya memastikan seluruh anak mendapatkan hak pendidikan terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Bener Meriah. Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah, Ny. Meutia Fauziah Tagore, meminta jajaran Bunda PAUD hingga tingkat desa aktif mendata anak usia sekolah yang belum mengakses pendidikan.

Langkah tersebut disampaikan saat membuka sosialisasi wajib belajar (Wajar) 13 tahun, pengenalan aplikasi Pijar, serta penguatan peran Bunda PAUD dalam mendukung program prioritas PAUD Kabupaten Bener Meriah Tahun 2026, Kamis (6/8/2026), di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah.

Meutia mengatakan, keberadaan Bunda PAUD tidak hanya berperan dalam mendukung pendidikan anak usia dini, tetapi juga menjadi penggerak dalam menemukan persoalan pendidikan yang terjadi di masyarakat.

Ia meminta Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan, dan Desa melakukan pendataan langsung terhadap anak yang belum bersekolah maupun yang mengalami putus sekolah.

“Peran dan tugas Bunda PAUD, Melakukan pendataan langsung terhadap anak usia wajib sekolah yang tidak bersekolah. Menanyakan kendala dan alasan anak tidak bersekolah atau putus sekolah. Menjalin koordinasi lintas sektor guna mengatasi permasalahan akses pendidikan anak bersama pemerintah daerah. Memastikan tidak ada anak di daerah yang tertinggal dari akses pendidikan dasar dan anak usia dini,” ujar Meutia.

Menurut dia, hasil pendataan tersebut menjadi dasar untuk menentukan langkah intervensi bersama pemerintah daerah dan pihak terkait. Koordinasi lintas sektor diperlukan agar hambatan yang menyebabkan anak tidak memperoleh pendidikan dapat segera ditangani.

Selain fokus pada pendataan anak tidak sekolah, sosialisasi tersebut juga bertujuan memperkuat pemahaman Bunda PAUD terhadap kebijakan Wajar 13 tahun serta pemanfaatan aplikasi Pijar sebagai salah satu pendukung peningkatan layanan pendidikan.

“Kegiatan yang berlangsung di Aula Pendopo Bupati Bener Meriah menjadi wadah bagi Bunda PAUD Kabupaten, Kecamatan dan Bunda PAUD desa untuk memperkuat koordinasi menyamakan persepsi, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD),” kata Meutia.

Ia berharap seluruh peserta dapat memahami materi yang diberikan dan menerapkannya di wilayah masing-masing untuk memperkuat layanan PAUD serta memperluas akses pendidikan bagi anak-anak di Bener Meriah.

Kegiatan tersebut dihadiri PP PAUD Kabupaten Bener Meriah Ny. Use Ferawati Riswandika, para Wakil Ketua Bunda PAUD Kabupaten, Kabid PAUD dan PNF Husaini, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas DP3AKB Bener Meriah Edi Jaswin, S.K.M., M.Si., perwakilan Dinas Pendidikan, Ketua Pokja Bunda PAUD Kabupaten Bener Meriah Ny. Masfirah Sukur, pengawas PAUD, pengurus sekretariat PAUD, serta Bunda PAUD kecamatan dan desa.***


Reporter : Eben ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image