Kamar Mesin KMP Aceh Hebat II Terbakar, 15 Orang Terluka
![]() |
| Evakuasi korban kebakaran di kamar mesin KMP Aceh Hebat II di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh. Dok. Polres Lhokseumawe |
Kebakaran di kamar mesin KMP Aceh Hebat II di Pelabuhan Ulee Lheue Banda Aceh menyebabkan 15 orang terluka dan dievakuasi ke RS.
KLIK CHANNELKU – Kepanikan pecah di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026) siang, setelah kobaran api muncul dari kamar mesin KMP Aceh Hebat II. Insiden yang terjadi saat kapal baru tiba di pelabuhan itu mengakibatkan 15 orang mengalami luka-luka, sebagian besar merupakan taruna pelayaran yang sedang menjalani praktik lapangan.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu, sejumlah taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati bersama Kepala Kamar Mesin (KKM) kapal berada di ruang mesin untuk mengikuti kegiatan pembelajaran praktik.
Namun, aktivitas yang berlangsung di dalam kapal mendadak berubah menjadi situasi darurat ketika terjadi kebocoran pada tabung hidrolik di kamar mesin. Percikan api yang muncul diduga langsung menyambar material di sekitar lokasi hingga memicu kebakaran.
Api yang muncul dari ruang mesin membuat para taruna dan kru berusaha menyelamatkan diri. Sejumlah korban mengalami luka bakar akibat berada dekat dengan sumber ledakan dan kobaran api.
Tim SAR yang berada tidak jauh dari lokasi langsung bergerak cepat. KN SAR Kresna 232 yang berjarak sekitar 20 meter dari kapal menjadi unsur pertama yang melakukan respons darurat bersama tim SAR gabungan.
“Pada pukul 11.50 WIB, personel KN SAR Kresna bersama tim SAR gabungan melakukan evakuasi terhadap 14 taruna pelayaran yang berada di atas kapal dalam kondisi mengalami luka bakar,” ujar Kepala Basarnas Banda Aceh, Al Hussain.
Proses evakuasi berlangsung dalam hitungan menit. Korban yang berhasil dikeluarkan dari kapal segera mendapatkan pertolongan awal sebelum dibawa ke fasilitas kesehatan.
Pada pukul 12.30 WIB, seluruh korban dievakuasi menuju RSUD dr Zainoel Abidin Banda Aceh untuk menjalani penanganan medis lebih lanjut. Dari total 15 korban, 14 di antaranya merupakan taruna Poltekpel Malahayati, sementara satu korban lainnya adalah Kepala Kamar Mesin KMP Aceh Hebat II.
Meski mengakibatkan belasan korban luka, insiden tersebut tidak menelan korban jiwa. Seluruh korban berhasil ditemukan dan dievakuasi sehingga tidak ada korban yang dinyatakan hilang.
Operasi SAR kemudian dinyatakan selesai dan resmi ditutup setelah seluruh korban mendapatkan penanganan medis. Unsur yang terlibat dalam operasi tersebut antara lain Kru KN SAR Kresna 232, Balai Karantina Pelabuhan, KSOP Malahayati, Polsek Ulee Lheue, dan masyarakat.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan. Dugaan awal mengarah pada kebocoran tabung hidrolik di kamar mesin yang memicu percikan api hingga menyebabkan kebakaran saat kegiatan praktik pelayaran berlangsung.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi
.jpeg)
