BREAKING NEWS

BFLF Resmikan Rumah Singgah Pasien di Aceh Selatan

Daftar Isi Konten [Tampil]

Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan bersama keluarga besar almarhum Haji Muhammad Kasim Bin Chairuman meresmikan Rumah Singgah H Kasim Bin Chairuman BFLF Aceh Selatan di Tapaktuan, Jumat (19/6/2026). Dok. BFLF

BFLF dan keluarga Haji Kasim resmikan rumah singgah pasien di Aceh Selatan untuk bantu keluarga selama masa pengobatan.

KLIK CHANNELKU – Blood For Life Foundation (BFLF) Aceh Selatan bersama keluarga besar almarhum Haji Muhammad Kasim Bin Chairuman meresmikan Rumah Singgah H Kasim Bin Chairuman BFLF Aceh Selatan di Tapaktuan, Jumat (19/6/2026). Fasilitas sosial tersebut dihadirkan untuk membantu pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan di RSUD dr. H. Yuliddin Away (RSUDYA) maupun fasilitas kesehatan lainnya di Aceh Selatan.

Peresmian rumah singgah ini menandai kembalinya layanan kemanusiaan BFLF di Aceh Selatan setelah sebelumnya sempat tidak beroperasi. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi solusi bagi masyarakat yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani proses pengobatan.

Ketua Umum BFLF Indonesia, Michael Octaviano, mengatakan lahirnya rumah singgah itu tidak terlepas dari dukungan keluarga besar almarhum Haji Muhammad Kasim Bin Chairuman yang membuka ruang kolaborasi baru dalam gerakan sosial dan kemanusiaan.

"Kehadiran Kasma Rizal, putra almarhum Haji Kasim Bin Chairuman, menjadi siraman bagi tanaman kami yang sempat kering. Sebelumnya BFLF pernah memiliki rumah singgah di Aceh Selatan, namun sempat vakum. Kehadiran beliau membuka ruang kolaborasi baru untuk kembali menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat," kata Michael.

Menurut Michael, pasien dan keluarga yang menjalani pengobatan sering kali menghadapi persoalan yang kompleks. Selain harus fokus pada proses penyembuhan, mereka juga dibebani kebutuhan biaya hidup, tempat tinggal sementara, hingga tekanan psikologis akibat berada jauh dari lingkungan tempat tinggal.

Karena itu, kata dia, rumah singgah dihadirkan sebagai ruang yang dapat memberikan kenyamanan dan dukungan moral bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.

"Rumah singgah ini bukan sekadar bangunan. Ini adalah tempat berteduh bagi harapan, tempat keluarga pasien memperoleh kenyamanan dan kekuatan untuk terus mendampingi orang-orang yang mereka cintai menjalani proses penyembuhan," ujarnya.

Selain menyediakan tempat singgah bagi keluarga pasien, fasilitas tersebut juga menjadi pusat pelaksanaan sejumlah program sosial BFLF Aceh Selatan, termasuk Program Titip Kursi Roda dan Titip Kepedulian yang selama ini menyasar masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Michael berharap keberadaan rumah singgah itu dapat mendorong semakin banyak pihak untuk berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan.

"Semoga semakin banyak saudagar dan orang-orang yang diberikan kelapangan rezeki oleh Allah SWT mau bergerak di jalan kemanusiaan. BFLF siap menjadi jembatan untuk menyalurkan kepedulian itu kepada mereka yang membutuhkan," katanya.

Bupati Aceh Selatan H. Mirwan yang hadir meresmikan fasilitas tersebut menyampaikan apresiasi kepada BFLF Aceh Selatan dan keluarga besar almarhum Haji Muhammad Kasim Bin Chairuman atas kontribusi mereka dalam mendukung layanan sosial bagi masyarakat.

"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada BFLF Aceh Selatan serta Bapak Ujang (Rizal Kasim) beserta keluarga besar almarhum Haji Muhammad Kasim Bin Chairuman atas kontribusi dan kepeduliannya menghadirkan rumah singgah bagi masyarakat yang membutuhkan," kata Mirwan.

Ia menilai keberadaan rumah singgah menjadi kebutuhan penting, terutama bagi keluarga pasien yang harus mendampingi proses pengobatan dalam waktu yang tidak singkat. Faktor jarak dan keterbatasan ekonomi, menurutnya, sering menjadi tantangan tambahan yang harus dihadapi masyarakat.

"Rumah singgah ini bukan sekadar bangunan fisik, tetapi merupakan rumah harapan. Tempat yang menghadirkan kehangatan, kenyamanan, serta memberikan keringanan bagi pasien dan keluarga yang sedang berikhtiar menjemput kesembuhan," ungkapnya.

Mirwan juga berharap seluruh layanan yang tersedia dapat dikelola secara profesional, transparan, dan berkelanjutan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

"Saya berharap fasilitas ini dapat dirawat dengan baik dan dikelola dengan manajemen yang ramah, transparan, serta penuh keikhlasan, sehingga terus menjadi sumber manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Aceh Selatan H. Mirwan dikukuhkan sebagai Pembina BFLF Aceh Selatan.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image