BREAKING NEWS

Optimalisasi Pekarangan, PKK Aceh Perkuat Pangan

Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.S, secara resmi membuka kegiatan Pokja III TP-PKK Aceh “Aku Hatinya PKK dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah sebagai Sumber Ketahanan Pangan Keluarga” di Hotel Kumala Banda Aceh, Minggu (12/4/2026). Dok. Ist

PKK Aceh dorong warga manfaatkan pekarangan rumah untuk ketahanan pangan, cegah stunting dan tingkatkan ekonomi keluarga.

KLIK CHANNELKU — Ketua Staf Ahli TP-PKK Aceh, Ny. Mukarramah Fadhlullah, membuka kegiatan Pokja III TP-PKK Aceh bertema “Aku Hatinya PKK dalam Pemanfaatan Pekarangan Rumah sebagai Sumber Ketahanan Pangan Keluarga” di Hotel Kumala, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan tersebut turut didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong Aceh, Dr. H. Iskandar, AP, S.Sos, M.S, serta diikuti pengurus PKK dari seluruh kabupaten/kota di Aceh.

Dalam arahannya, Mukarramah menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai fondasi dalam menjaga ketahanan pangan, terutama melalui pemanfaatan pekarangan rumah yang selama ini belum dimaksimalkan.

“Ketahanan pangan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi dimulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Di sinilah peran ibu rumah tangga menjadi sangat strategis dalam menentukan kualitas konsumsi pangan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal ketersediaan, tetapi juga menyangkut pola konsumsi yang beragam, bergizi, seimbang, dan aman bagi keluarga.

Melalui program Aku Hatinya PKK, masyarakat didorong memanfaatkan pekarangan dengan menanam berbagai komoditas seperti sayuran, cabai, rempah-rempah, tanaman obat keluarga (TOGA), hingga buah-buahan.

Selain untuk konsumsi rumah tangga, pemanfaatan lahan pekarangan juga dinilai mampu mendongkrak ekonomi keluarga melalui usaha kecil seperti peternakan dan budidaya perikanan.

Mukarramah juga menyoroti pentingnya pola konsumsi sehat dalam menekan angka stunting yang masih menjadi tantangan di sejumlah daerah.

“Kami berharap para pengurus PKK, khususnya Pokja III di seluruh kabupaten/kota, dapat menjadi ujung tombak dalam menyosialisasikan program ini kepada masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, pengalaman Aceh dalam menghadapi bencana menjadi pelajaran penting terkait pentingnya kemandirian pangan keluarga, terutama dalam kondisi darurat.

“Sekecil apa pun pekarangan yang kita miliki, jika dimanfaatkan dengan baik akan memberikan dampak besar bagi ketahanan pangan keluarga,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan mandiri sekaligus memperkuat ketahanan keluarga di Aceh. [Maulana]

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image