10 PTKIN Tembus 100 Besar Webometrics 2026 RI
![]() |
| Gedung rektorat UIN Bandung. Dok. Kemenag RI |
10 PTKIN masuk Top 100 Webometrics 2026 Indonesia. UIN Bandung puncaki daftar, diikuti UIN Jakarta dan Yogyakarta.
KLIK CHANNELKU – Sebanyak 10 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berhasil menembus 100 besar perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi Webometrics edisi Januari 2026. Capaian ini menunjukkan peningkatan kualitas akademik dan riset kampus Islam negeri di tingkat nasional maupun global.
Data Webometrics Global Web Rankings for Universities per Januari 2026 mencatat lebih dari 32.000 institusi pendidikan tinggi dari lebih 200 negara dianalisis dalam pemeringkatan tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah indikator utama yang menitikberatkan pada dampak digital, transparansi akademik, serta kualitas publikasi ilmiah.
Berdasarkan hasil pemeringkatan yang diakses melalui laman resminya, Minggu (26/4/2026), berikut sepuluh PTKIN yang masuk top 100 Indonesia:
UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Peringkat Indonesia: 29
Peringkat dunia: 2.444UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
Peringkat Indonesia: 48
Peringkat dunia: 3.159UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
Peringkat Indonesia: 70
Peringkat dunia: 3.920UIN Raden Intan Lampung
Peringkat Indonesia: 75
Peringkat dunia: 4038UIN Maulana Malik Ibrahim Malang
Peringkat Indonesia: 76
Peringkat dunia: 4059UIN Alauddin Makassar
Peringkat Indonesia: 81
Peringkat dunia: 4.112UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
Peringkat Indonesia: 87
Peringkat dunia: 4.166UIN Raden Fatah Palembang
Peringkat Indonesia: 89
Peringkat dunia: 4.206UIN Sunan Ampel Surabaya
Peringkat Indonesia: 90
Peringkat dunia: 4.208UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten
Peringkat Indonesia: 96
Peringkat dunia: 4.307
Webometrics menggunakan tiga indikator utama dalam penilaiannya. Pertama, visibilitas dengan bobot 50 persen yang mengukur dampak berdasarkan jumlah domain rujukan eksternal. Kedua, transparansi sebesar 10 persen yang melihat kutipan dari peneliti teratas melalui profil Google Scholar. Ketiga, keunggulan dengan bobot 40 persen yang menilai publikasi ilmiah dalam 10 persen paling banyak dikutip pada periode 2019–2023 berdasarkan data Scopus/Scimago.
Masuknya 10 PTKIN dalam daftar ini menjadi indikator positif perkembangan pendidikan tinggi keagamaan di Indonesia, khususnya dalam penguatan riset dan daya saing global di era digital.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

