Teror Maling Hantui Baitussalam, Polisi Turun
![]() |
| Personel Polsek Baitussalam turun ke lokasi kejadian pencurian yang terjadi di Gampong Lampineung, Labuy dan Miruek. Dok. Ist |
Aksi pencurian viral di Baitussalam bikin warga resah. Polisi turun tangan, namun laporan resmi belum diterima.
KLIK CHANNELKU - Gelombang aksi pencurian yang menghantui warga di Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, kian meresahkan. Tiga gampong sekaligus—Lampineung, Labuy, dan Miruek—disebut jadi sasaran empuk pelaku. Ironisnya, kasus ini lebih dulu viral di media sosial sebelum sampai ke meja polisi.
Merespons situasi yang kian panas, jajaran Polsek Baitussalam langsung bergerak cepat menyisir lokasi kejadian. Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Andi Kirana melalui Kapolsek Baitussalam, Iptu Riyan Asriadi memastikan pihaknya telah turun tangan.
“ Dalam penanganan kasus pencurian yang terjadi di Gampong Lampineung, Labuy dan Miruek, personel Polsek Baitussalam telah turun ke lokasi guna menindaklanjuti maraknya aksi kemalingan,” ujar Riyan.
Namun fakta mencengangkan terungkap. Di tengah kepanikan warga, tak satu pun laporan resmi masuk ke polisi. Bahkan aparat di tingkat gampong pun mengaku tak mendapat informasi awal.
“ Namun, hingga saat ini, Polsek Baitussalam belum menerima laporan secara resmi, dan juga Babhinkamtibmas sebagai perpanjangan tangan kepolisian yang ada di Gampong tersebut tidak ada pemberitahuan apapun dan diketahui telah viral di media sosial,” sebut Kapolsek.
Kondisi ini membuat aparat bergerak dalam keterbatasan data. Polisi pun mengingatkan warga agar tidak hanya mengandalkan viralitas, tetapi segera melapor agar pelaku bisa diburu.
Kapolsek menegaskan, keamanan lingkungan bukan semata tanggung jawab aparat. Warga diminta bangkit, waspada, dan kembali mengaktifkan ronda malam untuk menutup celah kejahatan.
“Harus dilakukan ronda malam, ini demi keamanan masyarakat kita, jika diperlukan dibuat aturan untuk tidak beraktivitas diluar rumah diatas jam 11 malam kecuali ada kepentingan mendesak, Kami siap mendampingi warga.” ungkap Kapolsek.
Ancaman pencurian yang membayangi tiga gampong ini jadi peringatan keras. Tanpa kewaspadaan kolektif, bukan tidak mungkin aksi serupa kembali terjadi—bahkan dengan skala yang lebih nekat.
Polisi juga mengimbau para pengusaha dan pedagang untuk memasang CCTV sebagai langkah antisipasi. Di tengah teror yang belum reda, satu hal jadi jelas: maling mengintai, warga tak boleh lengah.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi
.jpeg)
