BREAKING NEWS

Jembatan Aramco Hampir Rampung, Akses Warga Segera Normal

Daftar Isi Konten [Tampil]
Personel Kodim 0107/Aceh Selatan terus mengintensifkan pembangunan Jembatan Aramco yang berada di jalur strategis penghubung Kabupaten Aceh Selatan dengan Kabupaten Aceh Singkil. Dok. Ist

Progres Jembatan Aramco Aceh Selatan capai 90 persen, TNI kebut penyelesaian demi pulihkan akses dan dorong ekonomi warga.

KLIK CHANNELKU - Pembangunan Jembatan Aramco di wilayah Kabupaten Aceh Selatan yang menghubungkan dengan Kabupaten Aceh Singkil menunjukkan progres signifikan. Hingga Minggu (3/5/2026), capaian pembangunan di dua titik utama, yakni Wak Rege dan Suak Lele, telah menyentuh angka 85 hingga 90 persen.

Perkembangan tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di kawasan Buluh Seuma yang selama ini mengalami kendala akses transportasi. Jembatan ini merupakan jalur vital yang menunjang aktivitas sosial dan ekonomi warga antarwilayah.

Personel Satgas dari TNI Angkatan Darat terus mengintensifkan pekerjaan di lapangan. Berbagai tahapan konstruksi dilakukan secara maksimal dengan memanfaatkan kondisi cuaca yang mendukung, guna mempercepat penyelesaian proyek.

Ws Pasiops Kodim 0107/Aceh Selatan, Faisal Kurniawan, menyebutkan bahwa saat ini pekerjaan di titik Wak Rege telah memasuki tahap akhir berupa pengecoran lantai jembatan.

“Pekerjaan terus kita kebut agar akses masyarakat yang selama ini terkendala dapat segera kembali normal. Saat ini di titik Wak Rege, personel sedang melaksanakan pengecoran lantai jembatan sebagai tahap akhir,” ujarnya.

Di sisi lain, pembangunan di titik Suak Lele juga telah memasuki tahap penting, yakni pengecoran pembatas jembatan yang berfungsi sebagai pengaman bagi pengguna.

Meski menghadapi tantangan berupa medan yang berat, keterbatasan akses material, serta cuaca yang tidak menentu, personel di lapangan tetap bekerja dengan penuh dedikasi untuk memastikan proyek selesai tepat waktu.

Jembatan Aramco memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat serta memperlancar distribusi hasil pertanian dan kebutuhan logistik. Oleh karena itu, percepatan pembangunan terus dilakukan agar akses yang sempat terganggu dapat segera pulih.

Menurut Kapten Faisal, pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata dukungan TNI dalam membantu pemerintah daerah membuka keterisolasian wilayah pedalaman.

“Jembatan ini memiliki peran vital sebagai jalur penghubung antar kabupaten. Selain mempermudah mobilitas warga, keberadaannya juga sangat penting dalam mendukung distribusi hasil pertanian dan kebutuhan logistik masyarakat,” jelasnya.

Ke depan, kehadiran jembatan ini diharapkan tidak hanya memulihkan akses transportasi, tetapi juga menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya di kawasan pedalaman Buluh Seuma dan sekitarnya.

Satgas TNI AD juga memastikan setiap tahapan pembangunan tetap sesuai standar teknis konstruksi, sehingga jembatan yang dibangun memiliki kualitas yang kuat, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang.

“Komitmen kami adalah menghadirkan hasil pembangunan yang maksimal, aman, dan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Dengan progres yang hampir rampung, Jembatan Aramco diharapkan segera difungsikan dan menjadi solusi konkret dalam memperlancar konektivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Aceh Selatan.***


Reporter : Anshori ‖ Editor : Tim Redaksi

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image