BREAKING NEWS

Wabup Aceh Barat Tutup Pelatihan Gasing di BKPSDM

Daftar Isi Konten [Tampil]
Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH menutup kegiatan pandai berhitung dengan metode Gasing di Aula Badan Kepegawaian dan Pembangunan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gedung C pada Rabu (22/4/2026). Dok. Pemkab Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Said Fadheil tutup pelatihan Gasing, dorong peningkatan mutu pendidikan dan karakter siswa di daerah.

KLIK CHANNELKU – Wakil Bupati Aceh Barat, Said Fadheil SH, secara resmi menutup kegiatan pelatihan pandai berhitung dengan metode Gampang, Asyik, dan Menyenangkan (Gasing) yang berlangsung di Aula Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Gedung C, Rabu (22/4/2026).

Dalam sambutannya, Said Fadheil menegaskan bahwa pelatihan metode Gasing merupakan salah satu program prioritas pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh Barat. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada komitmen dan kesungguhan seluruh pihak yang terlibat.

“Kami menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang setinggi – tingginya kepada seluruh pihak khususnya kepada MPD sebagai penyelenggara bersama Gasing institut, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup dan BKPSDM yang telah memberikan dukungan penuh untuk menyukseskan kegiatan ini,” kata Said.

Ia menjelaskan, pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada penguasaan metode berhitung Gasing, tetapi juga memberikan penguatan karakter bagi para peserta. Hal ini tercermin dari berbagai pembiasaan kegiatan positif selama pelatihan berlangsung.

Peserta dibiasakan untuk disiplin melaksanakan shalat berjamaah, membaca Alquran setelah shalat magrib, serta mengikuti kajian setelah shalat subuh. Menurut Said, pendekatan ini penting untuk menciptakan keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan pembentukan akhlak.

“Kami meyakini bahwa pendidikan yang berkualitas tidak hanya melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia dan karakter yang kuat. Pada akhir kegiatan ini juga dilaksanakan program penanaman pohon sebagai wujud nyata kecintaan kita terhadap kelestarian lingkungan,” katanya.

Lebih lanjut, Said berpesan kepada seluruh guru dan peserta didik yang telah mengikuti pelatihan agar dapat menyebarluaskan ilmu dan pengalaman yang diperoleh. Ia menekankan bahwa manfaat pelatihan tidak boleh berhenti pada individu, tetapi harus diterapkan di lingkungan sekolah masing-masing.

“Insyaallah dengan sinergitas dan komitmen kita bersama akan mampu meningkatkan kemajuan pendidikan daerah demi mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujar Said.***


Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi

Latest News
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image