MOOC Pintar KBC Diserbu 300 Ribu Peserta Se-Indonesia
![]() |
Program KBC lewat MOOC Pintar diminati 300 ribu peserta, dorong pendidikan berbasis cinta dan empati di seluruh Indonesia.
KLIK CHANNELKU - Program Belajar Mandiri Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui platform MOOC Pintar mencatat lonjakan peminat yang signifikan. Hingga penutupan pendaftaran, tercatat lebih dari 300 ribu peserta dari seluruh Indonesia ikut ambil bagian dalam gerakan nasional ini.
Program ini digagas oleh Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama sebagai upaya menanamkan nilai-nilai cinta dalam dunia pendidikan. KBC diharapkan tidak sekadar menjadi konsep, tetapi juga praktik nyata yang menghadirkan pembelajaran berempati dan berkarakter.
Kepala BMBPSDM Kementerian Agama, Muhammad Ali Ramdhani, menegaskan bahwa peluncuran program ini tidak berhenti pada seremoni semata.
“Sayang rasanya jika launching Belajar Mandiri KBC melalui MOOC Pintar ini hanya seremonial semata. Kami akan menghadirkan wujud Dialog Cinta agar semangat cinta dalam pendidikan dapat dirasakan, meresonansi ke seluruh penjuru tanah air, dan dinikmati oleh para pencari cinta di berbagai kalangan,” ujarnya dalam peluncuran di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Program KBC sendiri diluncurkan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar sebagai terobosan dalam penguatan nilai pendidikan. Menurut Ramdhani, KBC lahir dari kesadaran bahwa pendidikan membutuhkan fondasi nilai yang lebih mendalam.
“KBC itu gerakan untuk mengembalikan ruh pendidikan dari yang semata-mata logos minded menuju etos oriented, yakni pendidikan yang menanamkan kasih sayang, empati, dan penghargaan terhadap martabat kemanusiaan,” jelasnya.
Ia menambahkan, konsep KBC dirumuskan dalam Panca Cinta yang mencakup cinta kepada Tuhan dan pembawa risalah-Nya, cinta ilmu, cinta alam, cinta diri dan sesama manusia, serta cinta tanah air.
Selain materi, metode pembelajaran juga menjadi pembeda utama dalam program ini. Peserta diajak belajar secara interaktif melalui pendekatan kreatif.
“Peserta diajak berpetualang menemukan nilai-nilai Panca Cinta melalui diary petualangan, gamifikasi, alur cerita, karakter, dan narasi yang menyatu dalam proses belajar,” katanya.
BMBPSDM mencatat total peserta yang mendaftar pada 2026 mencapai 305.344 orang. Lima provinsi dengan jumlah peserta tertinggi yakni Jawa Timur (21,06 persen), Jawa Tengah (15,49 persen), Jawa Barat (14,17 persen), Aceh (4,91 persen), dan Sumatera Utara (4,71 persen).
Ramdhani menilai tingginya minat masyarakat menjadi indikator kuat bahwa KBC mendapat respons positif luas.
“Ini angka yang teramat sangat dahsyat, dan menandakan bahwa antusiasme kita untuk belajar tentang Kurikulum Berbasis Cinta memiliki magnet yang luar biasa,” ucapnya.
Sepanjang 2025, BMBPSDM bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Balai Diklat dan Loka Keagamaan, serta Kelompok Kerja Pengawas Madrasah Nasional telah mengembangkan KBC secara sistematis di berbagai lembaga pendidikan. Upaya tersebut menghasilkan 277 alumni Training of Facilitators serta menjangkau hampir 12.300 madrasah melalui berbagai kegiatan seperti bimbingan teknis, workshop, seminar, dan uji terap.
“Berbekal fondasi yang telah dibangun selama ini, kami ingin Belajar Mandiri KBC ini menjadi langkah percepatan agar nilai-nilai cinta semakin luas menjangkau ruang-ruang pendidikan di seluruh Indonesia,” tutur Ramdhani.***
Reporter : Maulana ‖ Editor : Tim Redaksi
.jpeg)
